JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Himpunan Mahasiswa Kriminologi Universitas Budiluhur (Himakrim UBL) menggelar festival tahunan bertajuk Krim Fair di auditorium kampus mulai Senin (30/10) hingga Kamis (2/11). Festival itu diisi dengan berbagai perlombaan, di antaranya, penulisan karya ilmiah, fotografi jurnalistik, dan short movie education. Selain itu, ada juga bazar dan diskusi nasional bersama para tokoh ahli dari berbagai disiplin ilmu.

Beberapa tokoh nasional yang hadir, di antaranya, Ketua MPR RI  Zulkifli Hasan dan Ketua Mahkamah Agung RI Gayus Lumbun, Ketua Ombudsman sekaligus guru besar kriminologi Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meilala, Direktur CDS Ali Aranoval, dan Ditjen Pas Bidang Kemasyarakatan Sutrisman juga hadir.

Ada juga kandidat Doktor dari Universitas Budi Luhur Monica Margaret. Ketua Pengurus Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro.MBA.

Kaprodi Kriminologi Fisip UBL Untung Sumarwan sangat mengapresiasi kerja keras panitia sehingga acara itu bisa berjalan sukses.

“Saya angkat topi dengan kerja keras rekan-rekan panitia meski harus menjadi penonton bayaran dan berdagang,” ujar Untung yang langsung disambut tawa para hadirin.

Rangkaian festival dibuka dengan diskusi nasional bertema efektivitas pembinaan terorisme dalam lapas. Even itu bukan hanya menyasar mahasiswa dan mahasiswi Universitas Budi Luhur, tetapi juga pelajar SMA di Jabodetabek. Untung berharap even itu bisa membawa dampak positif bagi civitas academica  Universitas Budi Luhur.

Sementara itu, Rektor Universitas Budi Luhur Didik Sulistyanto mengatakan, budi luhur dan kecerdasan merupakan dua hal yang tak bisa dipisahkan.

“Kecerdasan tanpa budi luhur cenderung menggilas orang lain. Demikian juga berbudi luhur tanpa kecerdasan hanya akan menjadi sasaran orang lain,” kata Didik.

Dia juga berterima kasih kepada para tokoh nasional yang hadir dalam diskusi tersebut. “Semoga ilmu yang didapat dari event ini bisa menyadarkan dan mengedukasi teman-teman sehingga lebih waspada dan siaga dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari,” kata Didik. (grd)