ilustrasi

TANGSEL (Bisnis Jakarta) – PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) akan membentuk anak perusahaan yang mengelola pasokan pangan di Kota tersebut. Sehingga stok pangan dapat dikendalikan dan tidak terjadi inflasi dan kelangkaan pangan. “Tiga komoditi, beras, daging dan sayuran yang ada di Kota Tangsel berasal dari wilayah lain. Untuk itu, kita menggandeng PT PITS untuk mengelola penyediaan kebutuhan pangan,” ungkap Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel, Aep Saripudin.

Salah satu hal yang dilakukan untuk menjaga stabilisasi harga pangan tersebut yakni adanya kerjasama dengan BUMD. Kerjasama tersebut diharapkan dapat mempermudah distribusi pangan ke pasar-pasar yang ada di Kota Tangsel. Sehingga diharapkan juga di Kota Tangsel tidak terjadi inflasi harga dan kelangkaan pangan. “Hasil pengkajian ini akan ditindaklanjuti PT PITS selaku pengelola,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT PITS Sugeng Santoso mengungkapkan, pihaknya akan mengkaji penyediaan pangan melalui anak perusahaan yang akan dibentuk di bawah PT PITS sebagai BUMD Kota Tangsel. “Untuk realisasinya kita targetkan 2018 mendatang,” tandasnya. (nov)