TANGERANG (Bisnis Jakarta) – Jumlah penumpang Trans Tangerang terus mengalami kenaikan dengan total mencapai 36 ribu penumpang setiap bulannya. Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman di Tangerang Kamis mengatakan, setiap hari sebanyak 10 unit bus beroperasi mulai dari pukul 05.30 WIB hingga 19.00 WIB dengan tarif saat ini gratis.

Terkait jumlah penumpang, Saeful menjelaskan, jumlahnya terus alami peningkatan sejak diluncurkan pada bulan Desember 2016.

“Belum ada satu tahun, namun jumlah penumpangnya terus mengalami peningkatan. Ini sangat bagus berarti Trans Tangerang diterima masyarakat,” ujarnya.

Trans Tangerang melayani satu koridor yakni Poris Plawad – Jatiuwung dan kedepannya akan dikembangkan hingga ke Karawaci, Ciledug dan Cadas. Moda transportasi massal ini adalah menjadi bagian dari program jangka panjang dalam mengatasi kemacetan.

Moda transportasi lainnya yang juga sedang dikembangkan adalah Transjabodetabek jurusan Kabon Nanas – Jakarta dan Palem Semi – Jakarta. Kedepannya akan dikembangkan untuk koridor Ciledug dan Daan Mogot.

Kadishub juga mengutarakan, upaya yang dilakukan Pemkot Tangerang itu dinilai oleh Indonesia Road Safety Award (IRSA) telah berhasil menerapkan road safety management dengan baik. Karena angka kecelakaan menurun dan tersedianya juga pedestrian pejalan kaki.

Bahkan, pemkot telah mampu mempengaruhi masyarakat untuk berperilaku bekendara dengan baik dan menggunakan transportasi massal seperti halnya kereta dan Transjakarta yang kini sedang diperpanjang hingga Poris.

“Kota Tangerang masuk dalam Finalis IRSA karena keberhasilan mengatasi kemacetan dengan strategi yang dibuat termasuk tata kelola keselamatan jalan,” ujarnya. (grd/ant)