JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Sebagai salah satu penyebab kematian utama di dunla. penyakit kanker sudah sepantasnya dilawan. Sebab penyakit ini bisa menimpa semua orang, tua atau muda. “Tercatat sekitar 8,2 juta kematian terjadi karena kanker,” kata Ketua MPR Zulkifli Hasan usai melepas Charity Run Festival di Jakarta, Minggu (19/11).

Di Indonesia, prevalensi kanker pada penduduk semua umur di 2013 sebesar1,4% atau 347,792 orang. Dari semua kasus kematian akibat kanker, Iebih dari 30% sering disebabkan oleh faktor resiko perilaku dan pola makan; seperti indeks massa tubuh tinggi, kurang konsumsi buah dan sayur, kurang aktivitas fisik, dan merokok.

Oleh karena itu, kata dia, sangat penting dilakukan upaya pencegahan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kanker dengan melakukan akivitas fisik seperti berolah raga lari, berenang, bersepeda dan lainnya.

Sementara itu, Iwan Ridwan dari Gerai Sehat Rorotan mengajak masyarakat untuk secara rutin melakukan aktivitas fisik yang merupakan salah satu cara untuk mencegah kanker sedini mungkin. “Sudah saatnya kita peduli dan meningkatkan kewaspadaan. Cegah dan lawan kanker sekarang juga,” pesannya.

Iawan mengajak masyarakat untuk terus berolahraga, dan inilah alasan Charity Run Festival 2017 digelar sekaligus mendorong seluruh masyarakat untuk beramal.

Charity Run Festival 2017 diselenggarakan oleh Gerai Sehat Rorotan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-2, dan merupakan salah satu gerakan kemanusiaan untuk mencegah kanker di Indonesia.

Gerai Sehat Rorotan adalah klinik pelayanan kesehatan gratis bagi dhuafa. Klinik ini berdiri hasil kerjasama PTTEP, sebuah perusahaan eksplorasi dan produksi minyak bumi nasional asal Thailand, dengan Dompet Dhuafa.

Gerai Sehat Rorotan memiliki concern yang sama dengan Kementerian Kesehatan yakni untuk bersama sama mengurangi angka penderita penyakit tidak menuIar saIah satunya yakni kanker. “Gerai Sehat Rorotan juga mengajak semua untuk meningkatkan kesadaran akan petingnya menjaga kesehatan dengan ikut serta dalam kegiatan lari berbasis charity,” ujar Iwan.

Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterprise ini juga mengungkapkan bahwa dengan mengikuti kegiatan ini, para peserta secara otomatis tercatat sebagai donator aktif dalam pencegahan kanker di Indonesia.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan ini peserta dapat memilih donasi sesuai dengan jarak lari yakni 5 kilometer dan 10 kilometer. Untuk kategori jarak 5 kilometer, peserta berdonasi sebesar Rp. 150.000, dan donasi di kategorijarak 10 kilometer sebesar Rp. 200.000. Saat ini, tercatat sebanyak 1.000 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini terdiri dari komunitas lari, atlet, pelajar, ibu rumah tangga, artis, pejabat, dan ekspatriat.

Seluruh donasi yang terkumpul dari kegiatan ini akan digunakan untuk kegiatan promosi kesehatan. dalam rangka pencegahan kanker di Indonesia.

Kegiatan Charity Run Festival juga memberikan penghargaan bagi 3 pelari tercepat untuk masing masing kategori jarak tempuh. Hadiah jutaan rupiah tersebut, berlaku bagi peserta pria maupun wanita.

General Affairs Manager PTTEP, Aflat Djajanegara memberikan apresiasi atas tingginya respons masyarakat terhadap kegiatan ini. Dari awal sosialisasi kegiatan pada akhir bulan hingga awal November kuota sudah memenuhi target, yakni 1.000 orang. “Ini menandakan bahwa animo masyarakat sangat tinggi untuk kegiatan lari yang bersifat amal.” ucapnya. (son)