PENANGKAPAN – Kapolres Bogor AKBP. Andi M. Dicky, saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Cibinong, Kabupaten Bogor.

CIBINONG (Bisnis Jakarta) – Jajaran Kepolisian Polres Bogor berhasil menangkap 13 pemuda badit (geng motor) yang sering berulah di jalan raya di wilayah Bogor dan sekitarnya.  Dari para pemuda berandalan itu polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 unit sepade motor, celurit, samurai dan senjata tajam lainnya yang diduga kerap digunakan para pelaku untuk melakukan aksinya di jalanan.

Kapolres Bogor, AKBP. Andi M. Dicky mengatakan, kawanan berandal jalanan ini sangat meresahkan warga di wilayah Bogor dalam dua bulan terakhir. Pasalnya selain terlibat dalam sejumlah aksi jalanan di wilayah Bogor, gerombolan geng motor ini juga kerap melakukan aksi perampokan. “Kelompok ini terbilang cukup sadis. Sebab mereka selain merampas motor milik korban, mereka juga tidak segan-segan menyerang dan melukai korbannya,” ungkap Kapolres Bogor, di Mapolres Cibinong. Senin, (20/11).

Dari 13 pelaku yang berhasil diamankan, satu diantaranya adalah Ketua Geng Motor, Moonaker Bogor (MB). “Tersangka HD (Ketua Geng MB) ini terpaksa harus ditembak kakinya, karena berusaha melawan saat akan ditangkap di rumah kontarakannya, di daerah Cikaret, Kecamatan Cibinong,” ungkapnya.

Dari pengakuan para tersangka, sebelum menjalankan aksinya, meraka terlebih dahulu berkumpul di Jalan Raya Keradenan atau daerah Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja. Di tempat itu RH alias HD, selaku ketua geng biasa memberikan arahan sebelum meraka berangkat bersama sama melakukan aksi konvoi di jalanan untuk menentukan target atau sasaran korban. “Para pelaku ini akan dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 362 dan Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tegas Kapolres Bogor, Andi M. Dicky. (bas)