Rawan Tumbang, Sejumlah Pohon di Depok Bakal Dikonservasi

DEPOK (Bisnis Jakarta) – Untuk mencegah jatuhnya korban diakibatkan pohon tumbang, yang terjadi di beberapa daerah, Pemkot Depok melakui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bakal melakukan identifikasi pohon di jalan protokol. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kekuatan serta kelayakan pohon di Kota Depok.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pemetaan pohon yang menjadi aset Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, termasuk lokasi serta kondisi pohon tersebut. Langkah ini juga sebagai upaya untuk mencegah pohon tumbang,” ujar Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Diana Puspita Sari, Rabu (22/11).

Diana mengaku, kegiatan dipusatkan di jalan besar atau jalan kota seperti Margonda, Jalan Juanda, Tole Iskandar, Jalan Tanah Baru, Sawangan dan sebagainya. Untuk lama identifikasi, ditargetkan rampung dalam sepekan.

“Ada sekitar enam sampai tujuh ruas jalan yang menjadi target kami. Jadi nanti jika ada pohon yang rawan tumbang, akan diberi tanda dan menjadi peringatan untuk kami. Akan direncanakan juga untuk regenerasinya,” jelasnya.

Selain menurunkan petugas, pihaknya juga meminta peran serta masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi pohon yang rawan tumbang. Masyarakat juga bisa melaporkan adanya potensi pohon rawan tumbang. Laporan bisa ditujukan kepada Emergency Call 112, atau Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Markas Pohon di Posko Bibit Jalan Bahagia Raya, Sukmajaya, maupun ke Kantor DLHK langsung di Jalan Raya Bogor.

 “Sambil kita identifikasi, kami juga meminta warga untuk segera memberitahukan jika ada pohon yang berpotensi membahayakan, agar dapat langsung kami tindak lanjuti. Partisipasi masyarakat juga kita harapkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginan,” ungkapnya. (jif)