IHK 2017 Tangsel Turun

TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2017 diklaim mengalami penurunan. Hal ini membuktikan Pemerintah Kota setempat berhasil mengendalikan gejolak harga sejumlah bahan pangan pokok yang beredar di pasaran. “Memasuki Agustus kemarin harga kebutuhan pokok dan jasa di Kota Tangsel secara umum mengalami penurunan,” ungkap Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Wijaya Kusuma.

Penurunan dapat dilihat dari berubahnya angka IHK pada periode Juli 2017 yang jumlahnya mencapai 136,09. Memasuki satu bulan berikutnya di tahun yang sama terjadi perubahan indeks -0,06 persen. Wijaya menyebutkan deflasi terjadi karena dua dari tujuh kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks secara beruntun. Yakni, pada kelompok bahan pangan turun sebesar -1,12 persen, serta kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan mencapai -0,64 persen.

Sedangkan lima kelompok pengeluaran lainnya yang mengalami kenaikan yaitu, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,45 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebanyak 0,14 persen. Berikutnya kelompok sandang 0,18 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,05 persen, serya kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga meningkat 0,50 persen. “Laju angka inflasi tahun kalender berjalan (2017,) tercatat sebesar 2,36 persen. Sedangkan inflasi YoY (Year of Year) tercatat sebesat 3,94 persen,” pungkasnya. (nov)