SEMARAPURA (Bisnis Jakarta) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung menyiagakan enam truk tangki untuk menampung air untuk dibagikan ke 41 posko-posko pengungsian Gunung Agung, akibat dampak krisis air bersih di daerah itu.

“Keenam truk tangki ini bertugas mengirim air bersih ke posko pengungsian yang ada di Klungkung,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung, Putu Widiada, di Posko GOR Swecapura, Kota Semarapura, Kamis.

Ia mengatakan, pembagian air ini telah ditentukan zonanya sesuai arahan Dirut PDAM Klungkung agar semua posko pengungsian di daerah itu semuanya mendapat air bersih. “Satu truk tangki ini dapat menampung 5.000 liter air bersih untuk kegiatan sehari-hari pengungsi, seperti memasak, mencuci baju dan mandi cuci kakus (MCK),” ucapnya.

Pria asa Desa Penebel, Kabupaten Tabanan ini juga menegaskan, hari ini juga telah melakukan pembagian air bersih sesuai permintaan di masing-masing posko pengungsian. Ia mengatakan, dalam sehari rata-rata satu unit truk tangki mengirim air kepengungsian sebanyak lima kali untuk dibagikan kesejumlah posko pengungsian dan pemberian air bersih ini disesuaikan permintaan.

“Dalam sehari, kami menyalurkan air bersih 30 tangki ke sejumlah posko untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi,” ujarnya.

Pihaknya mengharapkan, mudah-mudahan cuaca ke depannya bersahabat sehingga petugas PDAM Klungkung dapat segera memperbaiki pipa air bersih milik perusahaan tersebut yang sempat terputus akibat terkena terjangan banjir lahar hujan di Wilayah Desa Rendang, Karangasem.

“Karena lokasi perbaikannya dipingir kali dan dikhawatirkan akan ada banjir lahar hujan susulan saat perbaikan pipa air, maka PDAM meminta anggotanya tetap mengutamakan keselamatan saat melakukan perbaikan itu,” ujarnya.

Terkait apakah ada keluhan dari warga di Kabupaten Klungkung yang juga kesulitan air bersih, kata dia, sampai saat ini belum ada, karena PDAM Klungkung juga melakukan drop air kesejumlah pelanggannya sehingga tidak ada kekurangan air di masyarakat.

“Saat ini truk sudah siaga, kalau ada warga yang minta air langsung kami kirim ke tempat itu dan di GOR Swecapura juga ada tiga mobil truk tangki yang sudah bersiaga,” imbuhnya. (grd/ant)