Tewas Dikeroyok Gara-gara Jatah Uang Koordinasi Proyek Tol

TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Seorang anggota ormas Pemuda Pancasila (PP), Caling, di Kampung Rawa Lele, Kelurahan Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tewas setelah dikeroyok empat orang pria dewasa lainnya. Pembunuhan ini dipicu perselisihan paham terkait uang koordinasi kendaraan proyek jalan tol Serpong- Kunciran yang melintasi wilayahnya tersebut. “Caling tewas dikeroyok oleh empat orang dikarenakan  adanya perselisihan paham terkait uang koordinasi kendaraan proyek tol,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho.

Awalnya keempat pelaku pada malam tersebut sekitar pukul 22.00 mencari korban ke pos jaga proyek jalan tol. Namun korban tidak ditemukan. Para pelaku kemudian mencari korban ke tempat lain. Tetapi  korban bersama seorang saksi akhirnya ditemukan berada di Gg Damai RT.02/06 Kampung Rawalele, Jombang, Ciputat. “Korban dibawa masuk ke sebuah gang. Selang beberapa menit kemudian saksi mendapati korban sudah tergeletak berdarah,” imbuhnya.

Korban yang mengalami luka bacok di punggung, lengan dan luka di kepala dilarikan ke Puskesmas Jombang untuk mendapatkan pertolongan. Namun sayang korban tidak dapat terselamatkan. “Pukul 01.30 WIB setelah kejadian, unit Reskrim langsung melakukan pencarian ke rumah H alias C dan A alias J dan ditemukan jaket yang terdapat bercakan darah. Selanjutnya tim mengamankan jaket yang terdapat darah, celana jeans pendek dan kaos loreng tersebut,” ujarnya.

Kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap empat pelaku yang saat ini berstatus buronan tersebut. “Empat pelaku masih buron,” pungkasnya. (nov)