SABANG (BALIPOST.com) – Menteri Pariwisata Arief Yahya secara resmi membuka Wonderful Sabang dan Marine Expo 2017. Perhelatan yang juga merupakan rangkaian dari Sail Sabang 2017 tersebut digelar di Terminal CT-3 Sabang, 1-5 Desember 2017.

Menpar secara resmi membuka acara yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. “Kita harus mengelola apapun sekarang dengan cara korporasi, termasuk mengelola pariwisata. Karena jika tidak dikelola secara korporasi, maka negara kita akan tertinggal. Saat ini korporasinya adalah dengan cara digital, untuk semua jenis usaha di Aceh saat ini juga harus melek digital, itu akan membuat semua maju,” saran Arief Yahya.

Dalam pameran tersebut, Kemenpar juga unjuk gigi. Di bawah koordinasi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Tenggara, Kemenpar unjuk gigi mempromosikan Indonesia dengan booth cantik.

Asdep Pengembangan Pasar Asia Tenggara Rizki Handayani mengatakan, pameran ini merupakan ajang untuk mempromosikan Indonesia sebagai negara kemaritiman kepada para yachter dunia yang hadir. Terlebih destinasi-destinasi Indonesia itu sangat banyak, salah satunya Sabang Aceh yang merupakan tuan rumah dari kegiatan Sail Sabang 2017. “Momentum ini kita manfaatkan untuk mempromosikan UMKM, industri kreatif, budaya dan makanan tradisional kepada para pengunjung dan yachter yang berpartisipasi di Sail Sabang 2017,” ungkap Rizki.

Booth atau Homebase paviliun Wonderful Indonesia disulap dengan desain elegan. Kapal Phinisi kembali dijadikan ikon. Dari waktu ke waktu, desain booth Wonderful Indonesia di berbagai pameran berskala global memang selalu menggunakan replika Kapal Phinisi.

Untuk Paviliun Wonderful Indonesia, Kemenpar mengambil 10 booth dengan luas mencapai 90 sqm. Posisinya sendiri berada di Block C booth nomor 97-101 & 124-128. Di sana ada Dinas Pariwisata Raja Ampat, Industri Aceh dan Industri Pariwisata di Raja Ampat. “Pilihannya sangat pas lantaran desain kapalnya sangat menarik perhatian. Terlebih acaranya juga tepat. Booth Kemenpar sangat menarik,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Pahlevi.

Sekadar informasi, luas keseluruhan Area pameran Wonderful Sabang & Marine EXPO 2017 3.2 ha. Dalam booth Kemenpar akan ikut bergabung Sekretariat Kabinet dan Kepresidenan. Selain itu juga diisi dengan pelayanan Informasi Pariwisata, gimmick dan quiz, workshop melukis keramik, vr 360, photobooth, Pameran Foto, Pameran B to C. Baru hari pertama saja booth Kemenpar langsung diserbu pengunjung.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyambut baik acara Expo dalam rangkaiam momentum Sail Sabang untuk mengenjot promosi pariwisata di Indonesia. Menurutnya, Sail Sabang jadi perhelatan yang akan terus didorong naik kelas seiring dengan di-createnya poros Sabang, Phuket, Langkawi. “Sabang harus menjadi international hub. Harus memiliki event rutin dari Segitiga Sabang-Phuket Langkawi (Saphula). Ini akan memberi keuntungan ke banyak pihak. Kita semua pantau sama-sama ya, disini ada pak Wakil Gubernur Aceh dan stakeholder Sabang, event internasional harus jalan di Sabang, karena akan bermanfaat banyak untuk masyarakat,” kata Menpar.

Dalam sambutannya, Menpar juga meminta kepada seluruh masyarakat Aceh bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa identitas sebagai bangsa maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia juga harus terus dijaga dan terus digenjot di Kota Sabang Aceh. (Nikson/balipost)