MERAK (Bisnis Jakarta) – Penyeberangan angkutan kapal roll on roll of atau Roro yang melayani pelayaran Merak-Bakauheni, Lampung kembali beroperasi setelah Kamis (30/11) malam ditutup akibat cuaca buruk di Perairan Selat Sunda.

“Kami sejak pukul 02.30 WIB sampai pagi ini sudah kembali mengoperasikan penyeberangan Merak-Bakauheni karena cuaca mulai membaik,” kata Kepala Humas PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak Mario Sardadi Oetomo di Merak, Jumat.

PT ASDP Merak membuka tiga dermaga pelayanan penyeberangan dari Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Saat ini, penumpang pejalan kaki dan kendaraan bisa menyeberang kembali seperti biasa setelah cuaca membaik.

Sebelumnya, cuaca Perairan Selat Sunda Merak-Bakauheni memburuk akibat siklon tropis Dahlia yang mengakibatkan gelombang tinggi disertai angin kencang juga hujan lebat. Karena itu, PT ASDP Indonesia Ferry Indonesia menutup penyeberangan Merak-Bakauheni guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, cuaca buruk tersebut dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kecelakaan laut.

“Kami berani mengoperasikan pelayaran kembali jika cuaca itu sudah normal dan tidak Mario mengatakan, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak memprioritaskan keselamatan dan keamanan bagi pengguna jasa yang akan menyeberang.

Apabila, cuaca sangat ekstrem tentu penyeberangan Merak-Bakauheni dihentikan sementara. Namun, PT ASDP juga terus mengoptimalkan koordinasi dengan stakeholder termasuk Badan, Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menghadapi cuaca ekstrem.

“Kami berkomitmen mengutamakan pelayanan agar pengguna jasa angkutan penyeberangan selamat dan aman sampai tujuan,” katanya menjelaskan.

Berdasarkan pantauan, sejumlah penumpang pejalan kaki dan kendaraan setelah tiba di Pelabuhan Merak bisa naik ke atas kapal yang bersandar di tiga dermaga untuk diseberangkan menuju Pulau Sumatera. (grd/ant)