TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Pembunuhan sadis kembali terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kali ini seorang perempuan bernama Siti Nurhayati, (22 tahun), ditemukan bersimbah darah di rumahnya, di Perumahan Amarapura Blok F2 Nomor 18 RT02 RW05, Kademangan, Setu, Kota Tangsel. Diduga Siti tewas dihabisi kekasihnya sendiri. “Sebelum meninggal terakhir Siti Nurhayati didatangi oleh kekasihnya, Ridwan, yang juga ditemani oleh seorang temannya,” ungkap adik korban, Nurleha.

Peristiwa itu terjadi  pada Minggu, (3/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB, kakaknya didatangi oleh kekasihnya. Tak berapa lama, sekitar pukul 21.30 WIB tiba-tiba Nurleha yang berada dalam kamar mendengar jeritan sang kakak.

Saat dihampiri, Ridwan spontan menghalangi Nurleha. Dia mengatakan jika korban tidak berada di rumah, namun pergi ke pos keamanan depan pintu masuk komplek. “Saya dengar jeritan, terus saya tanyakan kakak saya ke dia (Ridwan), terus dibilang kakak kamu keluar, ke pos,” imbuhnya.

Mendengar penjelasan Ridwan, Nurleha pun pergi mengarah ke Pos Sekuriti yang berjarak sekira 100 meter. Namun baru beberapa langkah, dia pun curiga, lantas kembali ke rumahnya. “Begitu balik lagi sampai rumah, dia (Ridwan) pergi naik motor kakak saya. Terus saya lihat ke dalam, kakak saya sudah meninggal, banyak darah,” ujarnya.

Dari keterangan sementara diketahui, korban tewas akibat banyaknya luka sayatan senjata tajam di bagian perut, pergelangan tangan, dan leher. Sedangkan motor dan handphone miliknya ikut dibawa lari oleh pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, polisi¬† sendiri saat ini terus menyelidiki kasus ini dan mencari pelaku yang tega melakukan perbuatan keji tersebut. “Proses penyelidikan masih berjalan,” tandasnya.

Dari tempat kejadian, beberapa barang bukti yang berhasil diamankan yakni, satu bilah pisau bergagang plastik warna kuning, 1 gelas bekas minum, serta sebuah topi warna hitam yang diduga milik pelaku. (nov)