DEPOK (Bisnis Jakarta) – Diklaim bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam yang terjadi di wilayah Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berhasil menghimpun uang sebesar Rp229 juta. Uang sebanyak itu dikumpulkan secara bertahap mulai dari Rp200 juta hasil donasi beberapa waktu lalu, sedangkan Rp29 juta lainnya terkumpul saat apel pagi hari ini.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, dana sumbangan selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok melalui Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana). Bahkan diperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah, seiring masih dibukanya penggalangan dana di lingkungan Pemkot Depok.

“Total hari ini sekitar Rp29 juta. Kemarin, kita juga menggalang dana dan terkumpul sebesar Rp200 juta. Uang tersebut, kita simpan di kas penanggulangan bencana nasional,” katanya di Balai Kota, Senin (04/12).

Melalui Tagana Kota Depok, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyalurkan bantuan di daerah prioritas. Dengan koordinasi diharapkan tidak terjadi penumpukan atau kesenjangan bantuan di satu daerah.

“Makanya kita akan jalin komunikasi dengan mereka terkait wilayah mana saja yang belum tersentuh, atau minim bantuan. BNPB yang memiliki catatan tersebut,” katanya.

Selain bantuan berupa dana, Mohammad Idris mengaku, siap apabila diminta BNPB Jawa Barat untuk menerjunkan tim medis. Ia berharap, bantuan yang Pemkot Depok berikan, dapat mengurangi beban korban bencana alam. “Kita menunggu arahan saja, itu kan sifatnya permintaan dari tingkat yang lebih tinggi. Kita berdoa semoga semua ini segera berakhir, dan saudara-saudara kita yang ditimpa musibah semoga dikuatkan dan mendapatkan ganti yang baik,” ungkapnya. (jif)