ULANG TAHUN - Komunitas relawan yang tergabung dalam Gerakan Tanam Pohon (WTP) kota Bogor saat merayakan HUT nya ke-2 tahun 2017.

BOGOR (Bisnis Jakarta) – Festival Rakyat Hijau menjadi slogan utama pada puncak kegiatan HUT Ke-2, Gerakan Tanam Pohon (GTP) yang digelar, di ruang Ballroom, Hotel Salak the Heritage, Jalan Ir. H.  Djuanda, Kota Bogor, Senin, (04/12).

Dewan Pembina GTP, Heri Cahyono, mengatakan slogan ‘Bogor Hijau’ ini seberulnya bukan hal yang baru bagai warga di kota Bogor. Sebab, selama ini Kota Bogor  memang sudah identik dengan kota yang hijau oleh rindangnya pepohonan yang ada.

“Nah sekaang ini yang terpenting kita sebagai warga kota Bogor mampu menjaga itu. Kalau banyak pohon kan banyak burung-burung juga. Banyak warga Kota Bogor yang sudah sepuh merindukan Kota Bogor di jaman dulu yang banyak embun, sejuk dan hijau,” ujarnya.

Maka dari itu Heri, mengatakan, pada HUT ini GTP mengundang seluruh komponen masyarakat untuk sama-sama mengajak pentingnya merawat lingkungan di sekitar. Pasalnya, kesibukan aktivitas warga saat ini membuat mereka lupa jika hidup itu saling simbiosis mutualisme dengan alam.

“GTP sudah menanam lebih dari 5.000 pohon buah-buahan dengan melibatkan masyarakat, pemerintah dan pengusaha. Di sini juga kami lebih menekankan kampanye kalau menanam pohon itu sesuatu yang penting,” ujarnya.

Heri menambahkan, program GTP kedepan tetap menanam pohon di setiap lahan yang kosong,  di tanam di semua kantor pemerintah, kantor kelurahan, halaman rumah orang dan masih banyak lagi. Sehingga perawatan pohon akan lebih terjamin sebab ada yang menjaga dan merawat pohon yang diberikan GTP. (bas)