ilustrasi

PADANG (Bisnis Jakarta) – Sebanyak enam klub mengikuti Piala Wali Kota Padang 2017 yang digelar di GOR Haji Agus Salim Kota Padang, Sumatera Barat pada 6-10 Desember 2017. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Azwin saat jumpa pers di Padang, Selasa (5/12) malam, mengatakan, keenam klub tersebut, yakni Semen Padang, PSP Padang, Persiraja Banda Aceh, PSPS Riau, Mojokerto Puta, dan Persigo Semeru.

Dia mengatakan enam kesebalasan tersebut akan dibagi dalam dua grup, yakni grup A dan B. Grup A dihuni oleh Semen Padang, PSP Padang, dan Persiraja Banda Aceh, sedangkan grup B, yaitu PSPS Riau, Mojokerto Putro, dan Persigo Semeru FC.

“Juara grup akan langsung bertemu dalam partai final yang akan di gelar pada Minggu (10/12) dan perebutan juara ketiga,” kata dia.

Dalam laga pembuka, Semen Padang akan berhadapan dengan Persiraja Banda Aceh pada pukul 16.00 WIB, kemudian diikuti laga PSP Padang menghadapi Mojokerto Putro pada pukul 19.00 WIB. Piala wali kota itu merupakan turnamen pertama kali digelar dalam jeda musim, sedangkan kemarin ada turnamen di Aceh yang melibatkan beberapa negara.

“Kita di sini mengundang enam tim untuk menjajal kemampuannya sebelum menghadapi liga resmi,” kata dia.

Azwin menyebutkan seluruh pembiayaan kompetisi berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2017 tanpa ada bantuan dari sponsor lain. “Ini bentuk kepedulian kita untuk menggairahkan sepakbola nasional dan melahirkan pemain-pemain andal,” ujar dia.

Manajer Semen Padang Win Benardino menargetkan kembali merengkuh piala itu meskipun kondisi tim kurang begitu bagus setelah ditinggal beberapa pemain. “Kita akan memberikan yang terbaik di turnamen ini karena digelar di Padang maka pialanya harus tetap berada di Padang,” kata dia.

Dalam turnamen itu, Semen Padang menurunkan seluruh pemain lokal karena dua pemain asingnya telah menyatakan pindah, yakni Cassio de Jesus bergabung dengan Kelantan FA dan Marcel Sacramento, mengikuti seleksi dengan Madura United.

“Sedangan Koo JaeSung pemain asal Korea Selatan juga tidak diikutkan dalam turnamen ini, namun kita optimis dengan kekuatan yang ada meraih hasil terbaik,” katanya.

Perwakilan Persiraja Banda Aceh Abdul Jaelani mengatakan kompetisi itu cara mengintip kekuatan Semen Padang yang kemungkinan besar dihadapi dalam Liga 2 mendatang. “Kita akan berikan terbaik dalam turnamen ini dan membawa pulang piala ini ke Aceh,” kata dia. (grd/ant)