NEW YORK (Bisnis Jakarta) – Bursa saham Wall Street berakhir lebih rendah pada Selasa (Rabu pagi WIB), setelah Dow mundur dari reli baru-baru ini, karena para investor terus memantau kemajuan reformasi pajak Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 109,41 poin atau 0,45 persen menjadi ditutup di 24.180,64 poin. Indeks S&P 500 mengalami penurunan 9,87 poin atau 0,37 persen menjadi berakhir di 2.629,57 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 13,15 poin atau 0,19 persen menjadi ditutup di 6.762,21 poin.

Senat AS pada Sabtu (2/12) pagi dengan suara tipis meloloskan rancangan undang-undang dari Partai Republik untuk merombak kode pajak dalam beberapa dasawarsa, bergerak selangkah lebih dekat ke kemenangan legislatif besar pertama pemerintahan Trump dan anggota Kongres Partai Republik.

Dewan Perwakilan Rakyat AS telah mengeluarkan rancangan undang-undang perpajakannya versinya sendiri pada bulan lalu, yang mengandung perbedaan signifikan dari versi Senat. Partai Republik saat ini berencana untuk mengadakan konferensi dalam beberapa minggu ke depan untuk menyesuaikan versi DPR dan Senat.

Merombak kode pajak merupakan prioritas utama Partai Republik dan mereka berharap bisa mengirim rancangan undang-undang akhir kepada Presiden Donald Trump sebelum Natal. Para analis mengatakan sentimen pasar didorong oleh prospek rancangan undang-undang pajak, mengirim Dow Jones Industrial Average ke rekor tertinggi pada Senin (4/12) dan Selasa (5/12).

Dalam berita perusahaan, saham Bank of America turun 0,45 persen setelah menguat 1,00 persen pada Selasa (5/12) setelah bank tersebut mengumumkan akan membeli kembali saham senilai 5.000 dolar AS. pembelian kembali akan dilakukan sampai Juni 2018. (grd/ant)