TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Proyek pembangunan tol Serpong- Cinere kembali menuai penolakan. Kali ini sejumlah warga perumahan Meruda Dream House, Bambu Apus, Pamulang kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang melontarkan penolakan lantaran belum juga mendapat ganti rugi. “Pihak kontraktor akhirnya menunda penurunan alat berat di perumahan sambil menunggu keputusan selanjutnya,” ungkap warga Perumahan Merida Dream House, Rahmat.

Alasan penolakan tersebut disebabkan beberapa bidang tanah dan bangunan milik warga yang telah diukur oleh Pelaksana Pengadaan Tanah (P2T) yang dilakukan sejak 2016 belum dibayar Kementerian PU. Dari 26 bidang yang masuk dalam gambar peta bidang dan daftar nominatif, hanya 11 bidang yang telah dibayar oleh Kementerian PU. Sementara sisanya belum dibayar.

“Sebagian bidang yang belum dibayar itu masuk dalam peta trase jalan tol, sementara sebagian lagi masuk dalam peta bidang terdampak,” ujarnya.

Padahal, lanjut Rahmat, pemerintah telah berjanji akan membebaskan perumahan Meruda secara keseluruhan dan memberikan pembayaran ganti rugi kepada semua warga baik yang terkena trase jalan tol maupun yang terkena dampak. “Sampai hari ini komitmen pemerintah yang ingin membayar belum ada,” pungkasnya. (nov)