DEPOK (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, baru saja meraih penghargaan Anugerah Kota Cerdas Indonesia tahun 2017 dari Institut Teknologi Bandung (ITB), untuk kategori Rating Ekosistem Inovasi serta kategori Sosial Cerdas. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan, setidaknya terdapat dua program yang telah direalisasikan Pemkot untuk mewujudkan kota yang cerdas. Diantaranya, mendorong terwujudnya e-budgeting serta penerapan Sistem Terintegasi Untuk Aspirasi dan Pengaduan (SIGAP).

 “Melalui SIGAP, warga bisa mengirimkan pengaduan melalui aplikasi SIGAP yang bisa diunduh di versi android. Setiap kejadian bisa langsung dilaporkan dengan foto kejadian dan diunggah di aplikasi tersebut,” kata Sidik, Selasa (12/12).

Lebih lanjut, Sidik menuturkan laporan pengaduan yang masuk pada aplikasi tersebut nantinya akan diintegrasikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Jika pengaduan sudah sampai, OPD terkait akan segera merespon dan  menanganinya hingga tuntas. “Feedback pada pengaduan itu sangat dibutuhkan.  Melalui SIGAP seluruh pengaduan masyarakat akan ditangani dengan cepat,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait penghargaan kategori Sosial Cerdas, hal tersebut berkaitan dengan berbagai pelayanan yang bertujuan untuk mewujudkan tiga program unggulan Pemkot Depok. Yaitu, Zero Waste City,  Smart Healthy City, serta Family Resilience City. “Program ketahanan keluarga (Family Resilience City) ini menjadi program unggulan yang paling berpengaruh untuk mewujudkan Smart Social City. Program ini yang secara intens terus kami sosialisasikan setiap harinya,” ujarnya. (jif)