DEPOK (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) memastikan stok pangan aman hingga Juni 2018. Dengan begitu, bagi warga Depok yang ingin menyambut Natal dan Tahun Baru diminta untuk tidak khawatir kehabisan barang hingga melakukan pembelian barang secara besar-besaran.

Kepala Bidang Perdagangan Disdagin Kota Depok, Anim Mulyana mengatakan, ketersediaan barang kebutuhan pokok distok hingga setahun yaitu pada periode bulan Juli 2017 sampai Juni 2018. Dengan tentang waktu tersebut, diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota  Depok, baik di bulan-bulan biasa maupun menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Anim menyebutkan, saat ini pasokan beras sebanyak 17.071 ton dengan total ketersediaan 22.461 ton, pasokan daging sapi sebanyak 1.927.510 kg dengan ketersediaan 1.986.145, pasokan telur ayam sebanyak 3.707.516 kg dengan ketersediaan 3.906.347 kg, dan pasokan untuk daging ayam sebanyak 10.309.241 kg dengan total ketersediaan sebanyak 10.599.269 kg.

“Berdasarkan hasil kompilasi (setahun terakhir), terlihat bahwa 13 komoditi bahan kebutuhan pokok yang disurvei, beras, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam memiliki tingkat kebutuhan paling tinggi selama periode Juli 2016 hingga Juni 2017,” tuturnya, Rabu (13/12).

Untuk pasokan komoditi penting seperti beras, daging sapi, dan telur ayam di Kota Depok dipasok melalui beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat. Ia menyebutkan, untuk pasokan beras dipenuhi dari Cianjur, Karawang, Cipinang, serta pasokan dari agen dan Pasar Induk Jatinegara. Sedangkan daging sapi dipenuhi melalui pasokan lokal dari Depok, Kranggan, Cibinong, Tapos, Cisalak, dan Sawangan.

“Kalau untuk telur ayam dipenuhi melalui pasokan lokal dari agen dan sales yang mendatangi para penjual sembako di pasar-pasar di Kota Depok,” ujarnya.

Meskipun stok pangan cukup, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bersifat konsumtif dengan membeli bahan pokok secara berlebihan. Sebab, dikhawatirkan akan memicu kelangkaan dan berimbas pada kenaikan harga. “Masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok pangan di Kota Depok masih aman,” tandasnya. (jif)