TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mentargetkan pemberian vaksin difteri kepada 470 ribu anak dan remaja di kota tersebut. Hal ini menyusul ditetapkannya status KLB difteri di sejumlah wilayah di propinsi Banten. “Sasaran kami 470 ribuan anak tervaksinasi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Suhara Manulang.

Berdasarkan surat edaran Kementerian Kesehatan RI, Kota Tangsel yang masuk zona KLB kasus difteri fokus memberikan vaksinasi kepada anak usia 1 sampai 19 tahun. “Pelaksanaan Outbreak Response Imunization (ORI) Difteri sudah mulai dilakukan,” imbuhnya.

Suhara menambahkan, menjelang musim libur sekolah saat ini, pihaknya akan berfokus pada pemberian vaksinasi di sekolah-sekolah yang ada di Kota Tangsel. Sementara untuk anak pra sekolah, pihaknya akan mengintensifkan pemberian vaksin di Posyandu dan Puskesmas yang ada di Kota Tangsel. “Untuk pendaftaran imunisasi ini berlangsung setiap hari, dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 14.00 di seluruh Puskesmas dan Posyandu,” katanya.

Suhara menargetkan pemberian vaksin ini kepada 470 ribu anak dan remaja di Tangsel, yang dibagi ke dalam tiga tahapan pemberian di Bulan Desember 2017, Januari dan Juli 2018. (nov)