DEPOK (Bisnis Jakarta) – Diklaim sebagai apresiasi kepada Ketua RT, RW, dan LPM di Kota Depok. Pemerintah Kota (Pemkot) mengaku bakal menggulirkan dana sebesar Rp5 miliar, sebagai penguatan kinerja. Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK), Eka Bachtiar mengatakan, dana tersebut merupakan upaya menjaga mitra pemerintah di tingkat kelurahan sehingga dapat mensinergikan dalam perencanaan pembangunan.

“Pemkot Depok dalam semester kedua ini mendistribusikan dana penguatan RT, RW, dan LPM mencapai Rp5 miliar lebih,” ujar Eka, usai mendistribusikan dana penguatan kinerja RT, RW, dan LPM, di Gedung Dibaleka.

Nantinya, dana sebesar itu diperuntukkan bagi 5226 RT dengan penambahan 36 RT dari semester sebelumnya. Serta 908 RW yang sebelumnya berjumlah 906. Dengan demikian ada penambahan 2 RW, dan 63 LPM tingkat kelurahan. Sehingga jumlah tersebut, setiap Ketua RT diberikan Rp 130 ribu per yang pembayarannya dirapel sebanyak 6 bulan. Sedangkan Ketua RW dana penguatan kinerja yang diberikan sebesar Rp 160 ribu per bulan, serta ketua LPM sebanyak Rp 210 ribu per bulan.

“Karena bulan Desember ini merupakan semester kedua pemberian dana penguatan RT, RW, dan LPM jadi total yang sudah dikucurkan hingga lebih dari Rp 10 miliar,” ucapnya.

Pihaknya berharap, seluruh lembaga kemasyarakatan yang telah mendapat dana penguatan kinerja untuk lebih memahami fungsi dari tugas yang diberikan. Termasuk juga memberikan masukan terhadap perkembangan pembangunan Kota Depok.

“Bantu juga pemerintah untuk menyiapkan program kegiatan, karena nantinya akan berdampak pada kemajuan Pemkot juga. Kami inginnya adopsi semua aspirasi masyarakat,” ungkapnya. (jif)