ARUS WISATAWAN – Ribuan kendaraan terlihat terus memadati kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat untuk menikmati masa liburan sekolah dan liburan akhir tahun ini.

BOGOR (Binis Jakarta) – Sejumlah kamar hotel dan vila yang ada di kawasan wisata Puncak dan Cianjur, Jawa Barat mulai full booking untuk berbagai kegiatan Natal dan malam pergantian tahun mendatang.

Rudy (56), pegawai di salah satu vila yang ada di kawasan Cisarua, Puncak mengatakan, tingkat hunian pemesanan hotel dan vila di tempatnya bekerja melonjak hingga 90 persen dari hari biasanya. “Saat ini musim liburan sekolah, apalagi sekarang juga bertepatan dengan liburan Natal dan Tahun Baru. Jadi pengunjung di tempat kami ini meningkat,” kata Rudy, di Cisarua Puncak Rabu, (20/12).

Menurut Rudy, melonjaknya tingkat hunian vila dan hotel sekarang ini juga dirasakan para pengelola hotel dan vila lainnya di kawasan Puncak. Pasalnya, rata rata hampir semua vila dan kamar hotel dikawasan tersebut telah terisi. Bahkan khusus untuk tanggal 23 sampai 2 Januari telah habis diboking para tamu. “Karena meraka kawatir kehabisan tempat, para tamu di tempat kami ini rata-rata telah membayar bokingan sejak awal bulan kemarin,” ungkapnya.

Saat ini  pihaknya terpaksa harus menolak sejumlah calon tamu yang datang berniat menyewa vila atau kamar hotel di tempat ia bekerja karena sudah penuh diboking. “Ya, gimana lagi wayahna Pak. Musim liburan seperti saat ini kami para pegawaipun sampai-sampai  gak boleh libur,” ujarnya.

Tinggunya permintaan akan kamar hotel dan vila di kawasan Puncak untuk berbagai kegiatan liburan Natal dan akhir tahun ini telah berimbas melonjaknya harga tariff hotel dan vila di kawasan Puncak. Pasalnya rata-rata untuk sewa kamar hotel dan vila di wilayah itu saat ini telah melonjak naik 3 kalilipat dari hari biasanya.

Untuk harga sewa sebuah vila dengan ukuran standar, yakni dua kamar, ruang tamu, dapur dan taman,  pengelola yang biasanya hanya menyewakan untuk para tamunya dibawah kisaran harga Rp1 juta/malam, sekarang rata-rata tariffnya melonjak antara Rp3 – 4 juta/malamnya.

“Saya rasa itu wajar, sebab masa-masa liburan akhir tahun seperti sekarang ini kan waktu ‘panen’ bagi para pengelola tempat wisata, hotel dan vila di Puncak.  Apalagi, kita juga tahu bahwa biasanya pada setiap malam akhir tahun biasanya para pengelola tempat wisata, vila dan hotel selalu memberikan fasilitas dan acara spesial berupa hiburan dan lainnya di tempatnya masing masing untuk para tamunya dalam memeriahkan Natal dan Tahun Baruan,” jelas Ketua Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kabupaten Bogor Agus. (bas)