Difteri Renggut Nyawa Mahasiswi di Tangsel

TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Wabah difteri kian meluas. Di kota Tangerang Selatan (Tangsel), difteri telah merenggut nyawa seorang mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat bernama Aufatul Khuzzah (19 tahun). “Korban menderita penyakit difteri sejak tanggal 7 Desember yang lalu. Kemudian mulai mendapatkan penanganan medis sejak tanggal 9 Desember. Hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia sabtu lalu,” ungkap Kepala Seksi Imunisasi Dinkes Tangsel dr. Ririn Sumirun.
Mahasiswi tersebut meninggal dunia ketika mendapatkan penanganan medis di sebuah Rumah Sakit di wilayah Serang. “Mahasiswa tersebut rumahnya di Tanara,Serang. Dia kuliah di UIN, tapi ketika terkena penyakit tersebut tidak berobat di salah satu Puskesmas Tangsel,dia dirujuk ke RS Serang tersebut melalui Puskesmas Tanara,” imbuhnya.

Setelah sempat dirawat selama beberapa hari di Rumah Sakit, korban yang merupakan mahasiswi Tarbiyah tersebut kondisinya sempat membaik hingga akhirnya pulang ke rumahnya.

Namun selang beberapa lama kemudian penyakit yang ternyata belum sepenuhnya sembuh total tersebut justru akhirnya malah merenggut nyawa dara cantik yang gemar bersalawat tersebut. “Selama delapan hari dirawat kemudian membaik,terus pulang. Ternyata karena penyakitnya bersifat toksin, lalu menyerang jantung dan akhirnya meninggal dunia,” pungkasnya. (nov)