DEPOK (Bisnis Jakarta) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok mengaku tengah menggencarkan pencegahan narkoba kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Salah satunya melalui pelaksanaan tes urine dadakan kepada 50 ASN yang ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Kepala Seksi Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Depok, Kompol Sunarto mengatakan, upaya preventif berupa tes urine tersebut dilakukan untuk memastikan ASN di Pemkot Depok bebas narkoba. Menurutnya, sepanjang 2017, BNN memberi fasilitas pengecekan urine ke delapan dinas di Kota Depok.
“Tetapi baru ada dua dinas yang siap untuk tes urine. Yaitu Dinas Sosial ( Dinsos) dan BKPSDM dan hasilnya kedua dinas tersebut ASN nya bebas narkotika,” katanya, Kamis (28/12).
Terkait mekanisme tes urine yang diikuti ASN, awalnya BNN melakukan pengajuan kepada dinas terkait. Setelah itu, pihak dinas akan memberikan konfirmasi jika telah siap melakukan tes urine tanpa ada ASN yang mengetahui.
“Tes urin dadakan ini sangat rahasia, hal ini dilakukan agar ASN mengikuti secara kooperatif,” ucapnya.
Pihaknya mengklaim, kedepan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap ASN di lingkup Pemkot Depok maupun instansi terkait. Hal tersebut agar BNN dapat senantiasa melayani masyarakat dengan maksimal.
“Kami berharap kehadiran BNN Kota Depok menjadi salah satu benteng dalam pencegahan masuknya narkoba di lingkup Pemkot Depok,” katanya. (jif)