TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Sebanyak empat jembatan di kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada tahun 2018 bakal direvitalisasi. Empat jembatan di empat wilayah ini rencananya akan menelan anggaran hingga tujuh milliar rupiah. “Keempat jembatan ini harus selesai 2018 juga. Karena keberadaan jembatan amat penting, jadi harus selesai setahun anggaran,” ungkap¬ Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel, Dandy¬†Piyantara kemarin.¬

Revitalisasi jembatan ini melanjutkan program tahun sebelumnya yang sudah membenahi lima jembatan di lima titik.

Keempat jembatan yang akan dibangun pada 2018 ini, antara lain Jembatan Rusunawa dengan anggaran sekitar Rp3 miliar, jembatan di Pondok Maharta dengan anggaran Rp3-3,5 miliar, jembatan Islamic Center dekat Pasar Modern BSD dan Jembatan Dahlia Bukit Nusa Indah Ciputat Rp1,1 miliar.

Pada saat proses pembangunan jembatan nanti, sambung Dandy, akan ada rekayasa lalulintas. Khususnya pada pembangunan jembatan di Pondok Maharta. Jembatan ini merupakan akses penghubung Kota Tangsel dengan Kota Tangerang.

“Untuk jembatan di Pondok Maharta, akan dicarikan jalan alternatifnya. Jadi tidak perlu jembatan bailey. Sedangkan di tiga titik lain, aman. Karena banyak jalur alternatifnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DPU Kota Tangsel, Retno Prawati menambahkan seluruh proyek perbaikan jembatan pada tahun anggaran 2017 silam sudah selesai dan bisa dilintasi. Proyek jembatan itu, antara lain jembatan Lengkong Karya, Jembatan Pesona Serpong, Jembatan Setiabudi, Jembatan Parigi. “Untuk jembatan di ruas jalan provinsi, harus sudah selesai juga diakhir tahun 2017 ini,” tandasnya. (nov)