TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan setempat berencana memberikan vaksinasi menyeluruh bagi semua warga Tangsel mulai tahun 2018. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah penyakit difteri yang semakin meluas. “Tahun 2018 kami sudah rencanakan anggarannya untuk pemberian vaksin difteri bagi seluruh masyarakat ber-KTP Tangsel,” ungkap Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tangsel dr. Suhara Manullang.

Pemberian vaksinasi difteri yang saat ini  diutamakan bagi masyarakat yang berusia 0-19 tahun, tahun 2018 rencananya akan diperluas bagi seluruh warga Tangsel dan pemberiannya pun gratis melalui Puskesmas atau termasuk RSUD milik Pemerintah Tangsel.

Suhara menambahkan, anggaran yang disiapkan oleh Pemkot Tangsel untuk pelaksanaan vaksinasi difteri bagi seluruh warga mencapai Rp13 miliar bagi sekitar 1,5 juta warga Tangsel. “Anggaran Rp13 miliar untuk vaksin dan alat suntiknya sudah masuk ke Bappeda, tinggal 2018 ini kan berjalan, sudah ketuk palu juga,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, tindakan preventif penting dilakukan apalagi saat ini Kota Tangsel telah menetapkan status KLB Difteri. “Target kita 100%, terlepas dari apapun pencegahan lebih baik daripada penyakit ini menjadi massif,” tandasnya. (nov)