JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno LP Marsudi menyoroti pentingnya penguatan kerja sama maritim Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN)-India untuk menjaga keamanan kawasan.

“Kerja sama untuk menjaga stabilitas, keamanan dan keselamatan yang mendorong manfaat ekonomi yang berkelanjutan dan kerja sama di bidang pembangunan infrastruktur dan konektivitas maritim sangatlah penting,” katanya saat memberikan kata sambutan dalam Pertemuan ke-5 Jaringan Lembaga Pemikir ASEAN-India di Jakarta, Sabtu.

Terkait keamanan maritim, kerja sama yang lebih kuat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan seperti penangkapan ikan ilegal, yang tidak diatur dan tidak dilaporkan, penyelundupan manusia, pembajakan, perampokan dan sampah laut.

Selain menekankan pentingnya penguatan kerja sama kemaritiman, Retno juga mengemukakan bahwa kerjasama ekonomi yang erat harus menjadi prioritas bagi ASEAN dan India dan kemitraan kedua pihak harus meningkatkan arsitektur kawasan yang lebih baik.

Dia mengemukakan ASEAN dan India harus bekerja sama untuk memperkuat arsitektur kawasan yang aman, kuat, dan inklusif. Hal itu dilakukan dengan semangat kerja sama dan kemitraan serta mengutamakan hukum internasional.

“ASEAN dan India harus bekerja bersama untuk meningkatkan dan menghubungkan arsitektur kawasan di Samudra Hindia dan Pasifik,” tuturnya.

Menurutnya, ASEAN di lebih dari 50 tahun keberadaannya telah mampu menciptakan ekosistem perdamaian dan stabilitas di Asia Tenggara melalui kebiasaan dialog dan kerjasama termasuk dengan mitra dialognya.

Karena itu, dia mengatakan kemitraan ASEAN-India harus memelihara ekosistem perdamaian dan stabilitas di wilayah samudra Hindia dan Pasifik. “Ekosistem semacam itu tidak boleh dianggap biasa, namun harus terus dipelihara,” ujarnya.

Dia menuturkan sejak didirikan pada 1992 hubungan ASEAN-India telah meningkat secara signifikan di bidang politik, keamanan, ekonomi dan sosial budaya. Namun, ASEAN dan India harus terus berkolaborasi dan memainkan peran konstruktif dalam menangani isu-isu regional dan internasional.

Untuk itu, dia mengatakan Pertemuan Ke-5 Jaringan Lembaga Pemikir ASEAN-India adalah forum strategis untuk membahas cara dan sarana untuk memajukan hubungan ASEAN-India dengan memberikan perspektif penting mengenai masa depan hubungan ASEAN-India dan mengidentifikasi opsi-opsi kebijakan.

“Saya berharap bisa menerima kesimpulan rekomendasi dari pertemuan ini,” tuturnya. (grd/ant)