TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Cipeucang, Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menuai protes warga sekitar. Pasalnya, bau dari TPA tersebut kian menusuk hingga mengganggu jamaah masjid dan anak sekolah. “Bagi orang yang pernah kesini pasti tahu. Kondisi ini mengganggu jama’ah yang sedang shalat,” ungkap pengurus Masjid Al-Mujahidin Serpong Muhsan.

Bau busuk dari sampah TPA Cipeucang tercium hingga jarak 300 meteran. Tak hanya jamaah masjid Al-Mujahidin, bau busuk sampah juga dirasakan SMK 5 Serpong, SDN Serpong 04 dan SLB As-Salam. Padahal, ketiga sekolah tersebut lokasinya jauh dari TPA. Guru SDN Serpong 04 Serpong Yayat Supriatna dan Humas SMK PGRI 5 serpong Syarif Hidayat mengaku terganggu bau menyengat dari TPA Cipeucang. “Sangat terganggu dengan aroma busuk. Udara pun tidak sehat,” tandasnya.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kecamatan Setu disebut tak lagi mampu menanggung beban volume sampah rumah tangga yang dihasilkan 1,5 juta jiwa warga Tangsel Banten. Bahkan, TPA Cipeucang diprediksi tinggal setahun lagi mampu menampung sampah. (nov)