Koperasi Depok Dinilai Perlu Adanya Jaringan Usaha

DEPOK (Bisnis Jakarta) – Dinas Koperasi Usaha Mikro (DKUM) bakal membentuk jaringan usaha koperasi di tahun 2018. Jaringan usaha koperasi dirasa penting karena dapat meningkatkan kemampuan koperasi di Depok dalam mensejahterakan anggotanya.
Kepala Bidang Pengawasan dan Bina Usaha DKUM Kota Depok, Andi Kuswandi mengatakan, jaringan usaha koperasi memiliki banyak keuntungan. Diantaranya dapat menekan biaya produksi serta dapat memperluas jaringan pemasaran.
“Selain itu, dengan jaringan usaha koperasi juga dapat mempererat kerja sama dengan para penyalur, sehingga akan meningkatkan kemampuan koperasi dalam pengadaan barang secara cepat dan tepat sesuai dengan permintaan pelanggan serta dapat mewujudkan skala ekonomis produksi,” tutur Andi, Rabu (24/01).
Dikatakannya, dalam membentuk jaringan koperasi, sektor yang menjadi prioritas adalah koperasi yang bergerak di sektor perdagangan. Sebab, menurut Andi, koperasi tersebut secara kelembagaan sudah stabil dibandingkan dengan koperasi yang bergerak di sektor lain.
“Berdasarkan data yang kami miliki terdapat 80 koperasi yang bergerak di sektor perdagangan. Jika kami gandeng mereka maka dapat meningkatkan pendapatan koperasi serta menekan biaya, sehingga tujuan koperasi mewujudkan kesejahteraan anggotanya dapat tercapai,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, untuk mewujudkan hal tersebut tidak mudah. Dibutuhkan persetujuan serta kerja sama antara semua lembaga koperasi yang bergerak dalam sektor tersebut.
“Jadi yang paling penting adalah perlu adanya persamaan presepsi di antara sesama pengurus koperasi. Jika terlalu banyak perbedaan akan sangat sulit untuk membentuk sebuah jaringan usaha,” katanya. (jif)