Layanan SIM Online, Polresta Bogor Permudah Pengurusan SIM

BOGOR (Bisnis Jakarta)  – Maraknya praktek percaloan di lembaga atau institusi Polri harus menjadi perhatian dari semua pihak. Pasalnya,  lembaga Negara tersebut sampai saat ini memang  kerap menerima tudingan negatif dari warga,  gara-gara ulah segelintir oknum yang selama ini menjadikan lembaga Negara itu sebagai ladang subur untuk melakukan praktek pungli dan percaloan di masyarakat.

Kapolresta Bogor Kota, AKBP Ulung Sampurna Jaya, mengatakan pihaknya dalam mencegah dan mempermudah layanan kepada masyarakat,  saat ini terus melakukan berbagai upaya dan langkah. Salah satunya dengan diluncurkanya layanan pembuatan SIM Online,  pada 16 Januari 2018, di Satpas Mapolresta Kedunghalang.

“Hadirnya layanan pembuatan SIM Online itu adalah salah satu upaya untuk mempermudah sistem layanan kepada masyarakat yang akan memperpanjang atau membuat SIM yang baru. Dengan layanan ini juga diharpkan dapat mencegah paktek percaloan sebagaimana yang dikawatirkan,” tegasnya.

Hadirnya layanan SIM Online, di Satpas Mapolresta Kedung Halang tersebut tentu saja mendapat sambutan positive dari warga di Kota Bogor. “Senang lah Pak, ini selain lebih mudah dan gak perlu ribet lagi buat SIM. Di sini ternyata juga ada fasilitas ruang tuggunya yang sudah dilengkapi dengan fasilitas WIFI gratis, arena bermain untuk anak-anak, itu juga ada  ruang bacaan dan lainnya. Enak lah,  jadi selama menunggu SIM saya jadi, saya tidak terlalu jenuh nunggunya di sini,” kata Tati, (34), salah warga Kota Bogor Jum’at, (26/01).

Ruang tunggu di Satpas SIM Online Polresta Bogor Kota itu, ternyata memang sengaja dedesain sedemikian rupa, dengan tujuan untuk meberikan kenyamanan bagi  masyarakat (pemohon) SIM, sehingga meraka benar-benar akan merasa nyaman dan aman selama menunggu di ruangan tersebut. “Kami di sini telah mengunakan sistim kompiuter berjaringan dan terkoneksi dengan seluruh daerah di Indonesia. Jadi bagi warga di luar Kota Bogor yang sudah memiliki E-KTP juga bisa membuat SIM di sini,” terang salah satu petugas. (bas)