BOGOR (Bisnis Jakarta) – Sebanyak 220 mahasiswa Program Diploma, Institut Pertanian Bogor (IPB), secara resmi dilepas Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yonny Koesmaryono untuk mengikuti program Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama 3 bulan, di sejumlah lembaga dan instansi, perusahaan yang dipilih sebagai salah satu syarat kelulusan dalam bidang akademik perkuliahan di kampus IPB. Senin, (29/01).

Wakil Rektor IPB, Prof. Dr. Yonny Koesmaryono, dalam sambutnnya mengatakan, program PKL ini merupakan bagian dari prasyarat akademik, bagian dari pencapaian learning outcome yang harus dicapai para mahasiswa, serta bagian dari kompetensi yang akan dicapai. “Dengan PKL ini proses kompetensi akan tercapai,” harapan Prof. Yonny.

Dalam acara tersebut, secara simbolis juga dilakukan prosesi penyerahan Surat Tugas PKL oleh Direktur Diploma IPB, kepada para mahasiswa yang memiliki nilai ujian kompetensi tertinggi. Penerima sertifikat kompetensi dari BNSP terdiri dari 23 orang Operator Alat dan Mesin Pertanian Pra Panen; 3 orang Manajemen Agribisnis Jenjang 5; 35 orang Kepala Kerja Lapangan Budidaya Kepala Sawit; 67 orang pelaksana pengawas keamanan pangan segar asal tumbuhan di peredaran; 2 orang mandor kebun kelapa sawit; 2 orang asisten kebun kelapa sawit; dan 88 orang pajak penghasilan badan jenjang 5.

Wakil Direktur Bidang Kerjasama dan Pengembangan Direktorat Program Diploma IPB, Dr. Iwan Riswandi, menambahkan bahwa setiap Program Keahlian (PK) harus melakukan uji kompetensi sebelum wisuda. “Peserta PKL saat ini dari 17 PK. Setelah menulis tugas akhir PKL dan dinyatakan lulus, terlebih dulu dilakukan uji sertifikasi profesi di bidang masing masing. Sertifikasi profesi dapat menjadi dokumen sebagai pendamping ijazah,” jelasnya.(bas)