DEPOK (Bisnis Jakarta) – Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Depok, bakal memanfaatkan vending machine (gerai mesin) guna memasarkan produk olahan, para anggota Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tak tanggung-tanggung, alat transaksi otomatis yang rencananya diluncurkan Februari 2018 mendatang, disediakan pihak KTNA sebanyak 100 unit yang digadang-gadang bakal sebarkan di pusat keramaian.
“Dengan mesin itu diharapkan bisa mendongkrak omset UMKM asal Kota Depok untuk menjajakan dagangannya. Mesin buatan Jepang tersebut, diharapkan bisa membantu untuk memasarkan produk,” ujar Ketua KTNA Kota Depok, Rudi Murodi di Balai Kota Depok.
Ia menjelaskan, nantinya mesin-mesin tersebut tak hanya diletakkan di Kota Depok, melainkan juga ditempatkan di Jakarta. Hal itu, juga meliputi perkantoran maupun tempat strategis lainnya. Pihaknya yakin, dengan cara pengoperasian mesin yang mudah. Pembeli hanya cukup menempelkan kartu uang elektronik ke tempat yang sudah disediakan, lalu tekan nomor sesuai makanan yang diinginkan produk UMKM bakal laris terjual.
“Dengan tinggi 2 meter dan lebar 1,2 meter,  mesin ini tidak memakan banyak tempat dan sangat praktis. mesin juga akan bekerja, mengeluarkan makanan tersebut ke kotak pengambilan. Untuk perawatan juga tidak terlalu sulit, kami hanya butuh sewa sedikit ruang dan pasokan listrik,” ungkapnya.
Kini pihaknya juga sedang melakukan koordinasi kepada beberapa bank yang  akan bekerja sama dengan UMKM Kota Depok. Adapun harga produk olahan yang ditawarkan dalam vending machine tersebut berkisar hanya antara Rp 10-15 ribu dan mampu menampung 300 produk UMKM.
“Makanan berupa keripik singkong, keripik pisang, kentang dan lain-lain. Mudah-mudahan dengan adanya mesin ini, selain bisa membantu menjual produk UMKM juga bisa memperkenalkan produk asal Depok hingga ke luar daerah,” katanya. (jif)