BOGOR (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Australia, melalui Australia Digital Forum (IADF), saat ini terus melakukan penjajakan kerjasama dibidang IT. Melalui program kerjasama IT yang akan dibangun itu diharapkan mampu mempercepat capaian program pembangunan di kota Bogor.

Walikota Bogor, Bima Arya, mengatakan Forum IADF ini lahir berkat inisiatif dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, dengan tujuan untuk melahirkan kemitraan baru dan menjajaki kesempatan untuk kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan Australia di sektor digital.

“Ada 5 poin yang saya tangkap dan menjadi pokok bahasan dalam pertemuan tadi. Adapun poin rencana kerjasama tersebut diantaranya, yakni industri kreatif, keamanan siber, kesehatan digital, fintech dan start-up, serta smart government melalui serangkaian lokakarya dan seminar yang dirancang untuk mendorong untuk menghasilkan solusi bagi daerah dan kedua Negara,” kata Walikota Bogor, Bima Arya, usai mengikuti acara pertemuan yang dikemas dalam acara Gala Diner, di Grand Ballroom, Fairmont Hotel, Jakarta. Kamis, (01/02)

Walikota Bogor mengungkapkan, bahwa dalam forum IADF 2018, di Jakarta ini juga hadir Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara dan Menteri Transformasi Digital Australia dan para pelaku usaha dari kedua Negara.

Pertemuan IADF sendiri, kata Bima Arya, menghadirkan beberapa pembicara kunci, diantaranya adalah Duta Besar Australia bidang siber Dr. Tobias Feakin, Penasehat Khusus Perdana Menteri di bidang Keamanan Siber Alastair McGibbon, Ketua Indonesia Cyber Security Forum Ardi Sutedja, dan Founder Medico Grace Tahir. (bas)