Renovasi kolam renang di kawasan GBK, salah satu venue untuk Asian Games.

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyebutkan renovasi 14 venue Stadion Gelora Bung Karno (GBK) untuk untuk penyelenggaraan ASIAN Games 2018 telah selesai semua, hanya tersisa perbaikan kawasan di sekitar GBK.

“Kecuali yang di kawasan-kawasan ini, tapi venuenya sudah selesai semua,” kata Basuki usai mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan lapangan tenis terbuka (outdoor) dan tertutup (indoor) Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2).

Sisa tujuh venue yang belum diresmikan hanya tinggal jadwal dari Presiden, termasuk dua venue di Palembang, yakni shooting range dan dayung. “Presiden maunya satu-satu diresmikan. Kalau bukan Presiden ya Wapres,” kata menteri PUPR ini.

Dia juga menyebutkan pekerjaan renovasi GBK ini sesuai target yang telah ditetapkan, sehingga waktu pelaksanaan ASIAN Games 2018 tidak terganggu lagi. Sebelum diresmikan lapangan tenis terbuka dan tertutup GBK ini, Presiden telah meresmikan lapangan Hoki, Lapangan sepakbola A/B/C, lapangan panahan, stadion renang aquatic, Stadion Utama GBK serta Istana Olahraga (Istora).

Sementara yang akan diresmikan adalah lapangan basket 3-on-3, Stadion Madya, lapangan softball, lapangan baseball, lapangan rugby serta training facility di komplek GBK. Dua venue lainnya berada di kompleks Jakabaring Sport City Palembeng, yakni Danau Dayung dan shooting range.

Lapangan tenis terbuka yang telah diresmikan Presiden merupakan salah satu dari enam bangunan cagar budaya di kawasan GBK yang renovasinya dilaksanakan dengan memperhatikan aspek cagar budaya sesuai rekomendasi tim ahli cagar budaya.

Tenis tertutup memiliki kapasitas 3.954 kursi yang dilengkapi dengan hardcourt softbase, lampu LED 1500 lux. papan score (scoring board) dan sistem pendingin chiller watercool. Sedangkan lapangan tenis terbuka memiliki kapasitas 3.832 kursi dengan tambahan sarana, seperti sound system dan CCTV. (grd/ant)