TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Gaji guru honorer atau Guru Tidak Tetap (GTT) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun ini naik hingga dua kali lipat. Kenaikan ini berlaku bagi honor guru GTT dari mulai PAUD Pembina, Sekolah Dasar Negeri (SDN), Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dari semula Rp 1 Juta menjadi Rp 2,450.000, untuk guru S1. Dan Rp 2.550.000 untuk guru S2. “Honor ini naik hingga dua kali lipat lebih atau 150 persen, ini sebagai bukti perhatian Walikota terhadap kesejahteraan guru tidak tetap (honorer) yang ada di sekolah negeri di wilayah kota Tangsel,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono.

Lebih lanjut Taryono mengatakan, jumlah guru honorer di Tangsel mencapai 1.705 orang dengan anggaran honor sebesar Rp 4.029.250.000.

Taryono menambahkan, kenaikan honor ini sebagai bentuk komitmen ibu walikota terhadap kesejahteraan guru. Dengan kenaikan honor yang signifikan agar nenjadi motivasi GTT untuk meningkatkan kinerja, meningkat layanan pendidikan di Tangsel. “Kinerjanya sudah bagus tapi belum cukup, perfect is not enough. Harus terus ditingkatkan,” tandasnya.

Sementara itu, guru GTT PAUD Pembina 1 Ciputat Selly mengungkapkan, rasa senangnya karena honor tahun ini naik hingga 150 persen. “Kami sebagai tenaga honorer merasa diapresiasi dan tidak dipandang sebelah mata lagi. Terlebih lagi kenaikan ini diperhitungkan berdasarkan tingkat lulusan pendidikan, sehingga teman-teman yang lain jadi lebih bersemangat untuk menyelesaikan pendidikan sarjana,” ucapnya. (nov)