TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Sepanjang 2017, Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merehabilitasi sebanyak 88 orang pemakai narkoba. Dari puluhan pemakai narkoba ini didominasi pria. Dengan rincian 59 pria dan 29 wanita. “BNNK Tangsel di 2017 mengungkap lima kasus dengan barang bukti 18,67 gram sabu dan 0,81 gram ganja,” ungkap Kepala BNNK Tangsel AKBP Heri Istu.

Lebih lanjut Heri Istu mengatakan, puluhan pengguna narkoba di Kota Tangsel dari berbagai profesi. Di antaranya, satu PNS, tiga Polri, 17 karyawan swasta, 40 wiraswasta, sembilan pengangguran, 18 pelajar dan tiga mahasiswa. “Untuk yang berdomisili wilayah Tangsel sebanyak 35 orang dan 53 orang lainnya berdomisili di luar tangsel,” imbuhnya.

Guna menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, BNNK Tangsel berupaya meningkatkan pencegahan dengan menggelar sosialisasi. Selain itu, menurut Heri BNNK tangsel juga sudah bekerjasama dengan pihak swasta dan pemerintah dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika, dengan melakukan cek urin secara berkala. “Setidaknya ada 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lima perusahaan swasta dan sembilan lembaga pendidikan yang sudah bekerjasama dengan BNNK tangsel untuk melakukan pengecekan urin bagi karyawan,” pungkasnya. (nov)