PADANG (Bisnis Jakarta) – Sekitar 100 wartawan dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti Pelatihan Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh PT Bank Negara Indonesia atau BNI bekerjasama dengan PT Pos Indonesia dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Bekal yang diperoleh dari Pelatihan Kewirausahaan ini dapat digunakan oleh para wartawan untuk menambah wawasan berbisnis sehingga mereka lebih siap dalam mengembangkan ide-ide usaha baru demi meningkatkan kesejahteraan awak media dan keluarganya.

Para wartawan juga diajak untuk mengunjungi Rumah Kreatif Badan Usaha Milik Negara (RKB) yang dikembangkan BNI. RKB BNI di Padang ini menggunakan aset milik PT Pos Indonesia di Padang, sebagai bentuk sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pelatihan Wartawan tersebut digelar di RKB BNI, Jalan Bagindo Aziz Chan, Padang, Sumatera Barat, Kamis (8 Februari 2018). Hadir pada pembukaan acara tersebut Menteri BUMN RI Rini Soemarno, Ketua Umum PWI Pusat Margiono, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo, serta sekitar 100 wartawan peserta pelatihan. Pelatihan ini diisi oleh dua pembicara yaitu pengusaha muda indonesia Witjaksono, serta pakar marketing & branding Anke Dwi Saputro.

Dalam sambutannya, Rini menyampaikan bahwa kegiatan vokasi untuk kewirausahaan wartawan ini akan diteruskan ditempat lain, dengan jumlah peserta yang lebih besar. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan akses maupun tambahan informasi dan pengetahuan bagi jurnalis untuk dapat mengaktualisasikan diri, termasuk dibidang wirausaha,” jelas Rini.

Ketua Umum PWI Pusat Margiono mengatakan, bank BUMN sudah lama menjadi mitra wartawan dan bekerjasama setiap harinya. Insan pers nasional harus mampu meningkatkan kualitas kehidupannya. “Wartawan harus berkembang sehingga mendukung kualitas jurnalistik. Kami akan langsung minta ke Ibu Rini agar dilatih jadi entrepreneur sehingga fondasi ekonomi kita jadi semakin kuat,” ujar Margiono dalam kesempatan sama.

Corporate Secretary BNI Kiryanto mengatakan, kunjungan ke RKB tersebut sekaligus membuka pandangan para wartawan bahwa pengembangan bisnis dapat dilakukan melalui perluasan marketingdari sekadar penjualan langsung ke penjualan secara online. Hal itu cocok dengan maksud pembangunan RKB BNI di Padang dan di 44 kota lainnya di Indonesia, yaitu mengajak pelaku usaha baru untuk menjual produk mereka secara online dan memanfaatkan situs-situs marketplace terutama Blanja.com untuk memasarkan produknya. (son)