SEMINAR ASN - Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, Perencanaan dan Keuangan IPB, Dr. Agus Purwito, saat membuka seminar aparatur sipil negara (ASN), di Kampua IPB.

BOGOR (Bisnis Jakarta) – Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai daerah di Indonesia mengukuti Workshop dan Seminar Nasional “Strategi Peningkatan Profesionalisme dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jabatan Fungsional”, di Auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB, Kampus Dramaga, Bogor, Kamis, (08/02).

Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, Perencanaan dan Keuangan IPB, Dr. Agus Purwito, menyampaikan, acara ini sangat penting di era yang penuh gangguan dan ketidakpastian.”Kita semua akan menghadapinya. Jika kita tidak mengikuti era global, kita akan tertinggal. Satu-satunya cara adalah dengan pengembangan sumberdaya manusia yang profesional,” ujarnya.

Dr. Agus mengatakan, IPB punya target ada di peringkat atas perguruan tinggi kelas dunia. Untuk itu, tegasnya, profesionalisme sangat penting dalam bekerja. “Melalui acara ini diharapkan setiap orang harus betul-betul menjadi insan profesional,” harapnya.

Direktur Karier dan Kompetensi Sumberdaya Manusia (SDM) Ditjen Sumberdaya Iptek Dikti, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI, Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, menyampaikan, ada banyak jabatan fungsional yang bisa dipilih oleh ASN di masing-masing institusinya. “Tercatat sekira 150 jabatan fungsional. Saat ini yang paling banyak adalah Pranata Laboratorium Pendidikan mencapai 1.452 orang,” katanya.

Untuk itu, dalam peningkatan kompetensi  ASN, ke depan didorong untuk menduduki jabatan fungsional tertentu. Pihaknya telah bekerja sama dengan institusi lain untuk melakukan penilaian atas jabatan tertentu sesuai dengan kompetensi jabatan fungsional, seperti dengan Perpustakaan Nasional RI, Arsip Nasional RI, dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Prof. Bunyamin menambahkan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN RB) pun sedang mendorong supaya tenaga fungsional umum didorong untuk masuk ke jabatan fungsional.

Ketua panitia, Bambang Hermawan menyampaikan, ajang ini akan berlangsung selama 2 hari (8-9/02) dengan jumlah peserta sebanyak 158 orang, 140 orang di antaranya berasal dari IPB. Peserta lainnya berasal dari 20 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia dan 19 perwakilan lembaga pemerintah.

“Dengan digelarnya acara ini, kami berharap para peserta mendapatkan pemahaman dalam meningkatkan profesionalisme ASN. Selain itu, melalui acara ini akan terjadi tukar pikiran dan komunikasi antar sesama ASN yang telah menduduki jabatan fungsional,” ujarnya. (bas)