JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat warga yang menjadi korban banjir mulai meninggalkan lokasi pengungsian. “Kami mencatat, saat ini warga yang menjadi korban banjir dan mengungsi, sedikit demi sedikit sudah mulai meninggalkan tempat pengungsian,” kata Kepala BPBD DKI Jupan Royter di Jakarta, Kamis (8/2).

Saat ini, menurut dia, jumlah warga korban banjir yang tinggal di lokasi pengungsian sudah mulai berkurang dan kembali ke rumah masing-masing. “Setelah genangan surut, sebagian besar warga segera kembali ke rumahnya masing-masing. Sehingga, jumlah pengungsi juga mulai berkurang,” ujar Jupan.

Berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta, pada Rabu (7/2) pukul 12.00 WIB, korban banjir yang mengungsi tercatat sebanyak 4.084 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 12.126 jiwa. Kemudian, pada pukul 23.55 WIB di hari yang sama, jumlah pengungsi mengalami penurunan menjadi 2.061 KK atau 5.976 jiwa.

Selanjutnya, pada Kamis (8/2) pukul 06.00 WIB, jumlah warga korban banjir yang masih berada di lokasi pengungsian terdapat sebanyak 1.800 KK. Meskipun demikian, dia mengungkapkan pihaknya masih terus melakukan monitoring terhadap warga korban banjir untuk memastikan segala kebutuhannya terpenuhi.

“Monitoring masih terus kami lakukan setiap hari. Kami harus memastikan warga yang menjadi korban banjir kebutuhannya terpenuhi dengan baik,” ungkap Jupan. (grd/ant)