DEPOK (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bakal menyediakan kouta bagi 275 wirausaha baru yang bersedia mengikuti program pelatihan desain kemasan, pelatihan teknopreneur, pelatihan keamanan pangan, dan fasilitasi sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT).

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok mengatakan para peserta merupakan pelaku usaha yang ada di setiap kecamatan dan baru memulai usaha 6 bulan hingga tiga tahun. “Wirausaha baru dilatih menjadi wirausaha yang memiliki potensi dalam mengembangakan usahanya,” ujar, Mohammad Fitriawan di Depok.

Pihaknya juga mengklaim, program pelatihan yang bakal diadakan tersebut merupakan bentuk pemberdayaan dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).  Sehingga dengan upaya itu UMKM di Kota Depok memiliki kapasitas, kemampuan, serta kepercayaan diri untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produknya

“Kita berharap para pelaku usaha di Kota Depok memiliki daya saing serta kualitas di tengah persaingan dalam dunia bisnis yang semakin pesat dan pertumbuhan usaha-usaha baru yang terus bertambah,” ungkapnya.

Sebelum melakukan pelatihan para pelaku usaha juga diwajibkan untuk melakukan registrasi ke DKUM dengan membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Pasalnya, pelatihan tersebut hanya diperuntukkan bagi warga yang memiliki KTP Kota Depok serta memiliki izin usaha.

“Syaratnya cukup mudah, tetapi nanti kita tetap akan seleksi juga apakah pelaku usaha yang mendaftar tersebut sesuai dengan prioritas kita atau tidak. Sebab, prioritas kita hanya pada tiga bidang yaitu di bidang kuliner, fashion, dan kerajinan (craft),” ujarnya. (jif)