JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, mengatakan rapat paripurna DPR yang salah satunya mengagendakan pelantikan pimpinan DPR baru, batal dilaksanakan karena belum ada surat dari presiden. “Hari ini seharusnya ada pelantikan Wakil Ketua DPR dari PDI Perjuangan, namun tidak jadi karena ada masalah teknis,” kata Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (14/2).

Karena batal dilantik, maka pelantikan Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan akan dilakukan setelah pembukaan masa sidang berikutnya pada bulan Maret 2018 nanti. Bamsoet, demikian Bambang Soesatyo dipanggil menjelaskan masalah teknis tersebut adalah karena belum adanya surat balasan dari Presiden Joko Widodo mengenai pengesahan atau penomoran UU MD3 dari pemerintah. Presiden masih di Maluku dalam rangka menghadiri Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengakui DPR masih menunggu surat balasan dari Presiden Joko Widodo mengenai surat berisi penomoran dari UU MD3 yang baru disahkan DPR. Pengesahan atau penomoran UU MD3 dari pemerintah sangat penting karena menjadi landasan hukum pelantikan Wakil Ketua DPR dari Fraksi PDI Perjuangan.

“Tentunya sekarang belum ada suratnya, kalau paripurna jalan sebelum surat kan eggak mungkin,” kata Agus seraya menegaskan pelantikan segera dilakukan DPR apabila UU MD3 itu sudah benar-benar diundangkan yang ditandai dengan pengesahan atau penomoran dari pemerintah. (har)