BOGOR (Bisnis Jakarta) – PT Go-Jek Indonesia terus berinovasi untuk melebarkan sayap binisnya yang kini tidak hanya bergerak dibidang jasa layanan transportasi ojek online saja. Pasalnya di Kota Bogor Go-Jek juga mulai merambah kepada layanan bisnis kuliner online, dengan cara menggandeng ratusan pelaku usaha kecil dan mengengah (UKM), maupun pelaku bisnis kuliner yang ada di wilayah Bogor.

Chief Commersial Exspansion Go-Jek Indonesia, Catherine Hindra Sutjahyo, ditemui dalam acara Pembukaan Go-Food Festival 2018, di Balai Binarum, Kota Bogor, berharap bahwa melalaui ajang Go-Food Festival 2018 yang digelar di Kota Bogor selama 1 tahun kedepan ini diharapkan Go-Jek akan semakin membumi dan dicintai warga masyarakat khususnya konsumen Go-Jek yang ada di Kota Bogor. “Ya, dari hasil survai dan evaluasi kami di Go-Jek, ternyata Kota Bogor ini adalah salah satu kota di Indonesia setelah Jakarta yang paling banyak pengguna jasa layanan kami. Untuk itu kami di Go-Jek akan terus mengembangkan jasa layanan kami agar lebih baik kedepan,” kata Catherine Hindra Sutjahyo, Rabu, (14/02).

Catherine mengatakan, Go-Food Festival 2018 di Kota Bogor ini merupakan yang pertama dan ke-2 di Indonesia setelah Kota Jakarta. “Untuk di Bogor ini yang pertama. Tapi untuk di Indoensia ini sudah yang ke dua setelah kami sukses menggelar ajang yang sama di Kota Jakarta beberapa waktu lalu. Neks Go-Jek juga akan terus membuka ajang seperti ini di kota-kota lain di Indonesia,” ujarnya.

Catherine menyampaikan, di ajang Go-Food Festival di Bogor tersebut Go-Jek tidak hanya menyediakan jasa layanan antar, tapi juga menyediakan fasilitas berupa stan yang bisa ditempati secara gratis oleh para pelaku UMKM dan kuliner yang telah terdata resmi melalui lembaga atau dinas terkait. “Meraka di sini gatis, sebab kami bersama Pemda Kota Bogor yang sudah memfasilitasi dan menyediakan tempat ini untuk mereka,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kopersi dan UMKM Kota Bogor, Drs. Anas Rusmana, mengatakan bahwa dengan hadirnya Go-Food Festival 2018 yang dimotori Go-Jek di kotanya tersebut diharapkan akan mampu menodorong semakin tumbuh kembangnya bisnis usaha-usaha UMKM dan kuliner di Kotanya. “Jadi semua UMKM di Kota Bogor akan mendapat kesempatan yang sama (digilir) berjualan di sini. Tidak hanya itu, masyarakat juga akan semakin mudah mencari tempat jualan produk makanan atau lainnya disini. Mereka (konsumen) juga oleh Go-Jek bisa pesan dengan layanan antar atau online,” terang Anas.

Anas mengungkapkan, bahwa usaha UMKM,kuliner dan pariiwisata di Kota Bogor sendiri selama ini merupakan salah satu bidang usaha yang tidak hanya menjadi penopang ekonomi warga Bogor, Tapi melalui bisnis tersebut terbukti juga telah mampu peyumbang PAD terbesar bagi Pemda kota Bogor. “Makanya hadirnya GoFood ini kita sambut baik, dan kami selaku Pemda tentui akan terus mendukungnya agar kedepan layanan ini semakin baik dan berkembang. Sebab ini peluang bagus, sekarang kan jamanya digital atau online,” tegas Anas Rusmana. (bas)