BOGOR (Bisnis Jakarta) – Jalur wisata Puncak – Cianjur, Jawa Barat, kembali dibuka untuk kendaraan yang akan melintas di jalur wisata tersebut. Senin, (19/02/2018). Penutupan jalur Puncak itu, terkasa dilakukan untuk pertimbangan factor kemanan pengendara, sekaligus untuk mempercepat proses perbaikan jalur yang nyaris terputus akibat terkena longsong di kawasan Puncak.

Kapolres Bogor AKBP. Andi M. Dicky, mengatakan sesuai hasil rapat koordinasi bersama Dirjen Bima Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), besama jajaran terkait lainnya, bahwa mulai Pukul 12.00 WIB, jalur Puncak sudah bisa dilintasi oleh kendaran dari Bogor ke Cianjur atau sebaliknya. “Saat ini untuk kendaraan kecil (R2 dan R4), sudah bisa melintasi jalur Puncak. Sementara untuk kendaraan besar seperti bus atau truk, masih belum diijinkan melintas,” tegas Kapolres Bogor. AKBP. Andi M. Dicky.

Kapolres Bogor itu menjelaskan, untuk sementara ini semua kendaraan dengan roda 4 atau lebih yang akan melintas ke jalur Puncak masih tetap dialihkan ke jalur anternatif Bogor-Sukabumi atau Jonggol-Cariu menuju Cianjur dan sebaliknya. “Kebijakan ini terpaksa masih harus dilakukan karena jalan di jalur Puncak saat ini masih belum memungkinkan untuk dilalui oleh kendaraan besar. Ya, saat ini masih ada perbaikan tebing dan tanggul dibeberapa titik longsor yang itu diperkirakan akan memakan waktunya 2-3 bulan mendatang,” terang Kapolres Bogor.

Dengan dibukanya kembali Jalur Puncak, saat ini para pengguna jalan tersebut tidak perlu repot lagi memutar jauh mencari jalur alternative akibat penutupan yang dilakukan selama hanpir 2 pekan terakhir. “Dengan dibuka lagi begini, ya senang Pak. Sabeb ini kita repot sekali kalau pas ada order kiriman barang ke daerah Cianjur, saya harus muternya jauh sekali lewat Sukabumi,” keluh Anwar (40), sopir jasa layanan antar di Bogor.

Kepala Sat.Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama menembahkan, pembukaan Jalur Puncak ini masih tahap uji coba, sambil melihat kondisi Jalur Puncak yang masih dalam tahap perbaikan oleh pihak Kementrian PUPR dan dinas terkait. “Kita menunggu hasil kajian tanah pada Kamis mendatang, pembukaan Jalur Puncak itu juga baru diberlaku pada hari biasa, sementara untuk akhir pekan dan hari libur lainnya masih akan ditutup,” terangnya. (bas)