JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Demam film Dilan 1990 menarik perhatian Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhasan). Film garapan Fajar Bustomi dan Pidi Baiq yang sudah mencetak angka 5 juta penonton ini membuat Ketua MPR penasaran untuk nonton bareng bersama istrinya, Soraya yang langsung dihadiri penulis novel Dilan 1990 Pidi Baiq dan Sutradara Fajar Bustomi. “Penasaran banget sama Dilan, sama yang namanya Milea. Nah hari ini nonton filmnya bareng Mileanya aku alias mantan pacar alias istri,” kata Zulhasan di XXI Planet Hollywood Jakarta, Selasa (20/2).

Bagi Zulhasan, menonton Dilan seperti melihat masa lalunya bertemu sang istri waktu SMA. “Pas banget saya juga ketemu istri waktu SMA. Ya sedikit sedikit bisa juga ngerayu kayak Dilan. Poloknya Dilan, kita banget gitu looh,” ujarnya. Zulhasan mengingat film bertema cinta anak muda ini memiliki tema sama dengan film Gita Cinta Dari SMA yang dibintangi oleh Rano Karno dan Yessi Gusman yang ketika itu juga digandrungi anak muda. “Juga ada film tentang anak jalanan Ali Topan,” imbuhnya.

Secara khusus Zulhasan mengapresiasi karya penulis novel Pidi Baiq yang menjadikan Dilan sebagai sosok yang mengingatkan banyak orang tentang kisah cinta masa lalunya.
“Apresiasi saya juga untuk Fajar Bustomi yang bisa mengangkat novel Dilan ini jadi film berkualitas, sederhana tapi sarat makna dan kenangan,” kata Zulhasan.

Ia mengatakan nakalnya anak masa lalu adalah nakalnya remaja yang bisa dipertanggungjawabkan. “Dulu kita naik sepeda motor jalan ke Kebun Raya Bogor, Cipanas, Tangkuban Perahu, dan tempat lainnya. Tapi dulu meski nakal tapi hormat sama guru,” ucapnya.

Namun, Zulhasan menyindir perilaku berbeda sejumlah murid di masa sekarang. Pada kasus yang terjadi beberapa waktu lalu, ada murid yang menganiaya gurunya hingga orang yang seharusnya dihormati meninggal dunia. Zulhasan menilai, perilaku brutal murid jaman sekarang sangat dipengaruhi oleh tren penggunaan narkoba di kalangan anak muda. Untuk itu ia berharap para orangtua hati-hati dengan anak-anaknya. “Narkoba, minuman keras, dan pergaulan bebas mengancam anak-anak muda sekarang,” kata Zulhasan. (har)