Indeks IBEX-35 Spanyol Ditutup Turun 0,73 Persen

Bursa Saham Madrid (bahasa Spanyol: Bolsa de Madrid; pengucapan bahasa Spanyol: [ˈbolsa ðe ˈmaðɾið]) adalah bursa efek terbesar di Spanyol yang perdagangan saham dan obligasi konversi dan efek pendapatan tetap, dan kedua utang pemerintah dan sektor swasta. Bursa Saham Madrid secara resmi didirikan pada tahun 1831, dan sekarang dimiliki oleh Bolsas y Mercados Españoles.

Madrid, 22/2 (Bisnis Jakarta) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (21/2), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,73 persen atau 72 poin, menjadi 9.823,30 poin.

Sebanyak 27 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga.

Perusahaan energi Spanyol Iberdrola jatuh 4,10 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”.

Disusul oleh saham perusahaan infrastruktur Acciona yang kehilangan 2,13 persen dan perusahaan infrastruktur ACS turun 1,82 persen.

Di sisi lain, jaringan hotel Melia Hotels meningkat 2,64 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh bank terbesar keempat di Spanyol Bankia yang naik 1,20 persen, dan perusahaan infrastruktur gas alam Enagas menguat 0,83 persen. (ant)