Banda Aceh, 22/2 (Bisnis Jakarta) – Pemain asal Chili, Cristian Alejandro Gonzalez akan hadir ke Banda Aceh, Sabtu (24/2) untuk bergabung berlatih bersama Aceh United yang bersiap-siap menghadapi Liga II Nasional.

Pelatih Aceh United, Simon Elisstche kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis menyatakan, Gonzales merupakan satu di antara tiga legiun asing, yaitu Kpefua “Osas Saha” Marvelous dan Godstime “Olisa” Ouseloka Egwuatu yang saat ini sedang diurus naturalisasi.

Manajemen Aceh United saat ini sedang mengurus naturalisasi, perubahan status kewarganegaraan ligiun asing itu menjadi warga negara Indonesia (WNI) ke Menkumham, sehingga nantinya bisa memperkuat tim berjuluk laskar Iskandarmuda ini.

Simon Elisstche menyebutkan Gonzalez merupakan pemain berkualitas dan memiliki teknik yang tinggi.

Mantan pemain Huachipato dan Everton di Liga I Chile tersebut merupakan penyerang yang berpengalaman dan punya teknik tinggi.

Ia menyebutkan kehadiran pemain yang memulai debut di tim nasional (Timnas) yunior Chili ini tentu akan membantu mempertajam lini depan Aceh United.

Pelatih asal Chili ini menyadari kalau usia Gonzales tidak muda lagi, namun ia pemain yang sarat pengalaman. “Jadi, bagi pemain muda bisa belajar dari dia,” ujarnya.

Katanya, dalam sebuah tim sangat penting ada pemain berpengalaman. “Itu yang kami masih kurang, dengan kehadiran Christian Alejandro Gonzalez dan Osas Saha pengalamannya sudah terjamin,” jelasnya.

Simon menyebutkan Gonzales pernah sebagai pemain asing di Semen Padang, PSMS Medan, Pelita Jaya, Persiku Kudus dan Persisko Jambi.

“Dua tahun terakhir ini, 2016 – 2017 dia (Gonzales) main di Assalam FC, Timor Leste,” jelas pelatih yang pernah menangani PSSB Bireuen dan tim yunior Aceh alumni Paraguay ini.

Sebelumnya Presiden Aceh United, H M Zaini Yusuf mengatakan pihaknya sedang mengurus Olisa dan Osas Saha asal Nigeria serta Gonzalez asal Chili agar menjadi WNI di Kemenkumham.

“Kalau mereka berhasil saya urus, maka ketiganya akan main di Aceh United,” ujarnya.

Zaini memprediksi kemungkinan berhasil sangat besar, karena ketiganya sudah memenuhi syarat untuk menjadi WNI. “Mereka sudah menikah dengan wanita Indonesia, mempunyai anak dan sudah tinggal di Indonesia lebih 10 tahun,” jelas mantan pemain tim PON Aceh tahun 1993 ini. (ant)