Keberadaan Anjing Liar di Depok Dinilai Mulai Mengganggu Warga

DEPOK (Bisnis Jakarta) – Terkait keberadaan koloni anjing liar yang kerap berkeliaran di wilayah Depok terutama Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Cinere, Bakal disikapi serius Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok. Untuk itu, pihak, DKPPP bakal turun ke lokasi untuk penertiban pada hewan tersebut dengan menggandeng petugas satwa.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Depok, Dede Zuraida dalam keterangan resminya mengaku pada Minggu (24/02) mendatang bersama Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Brimob Kelapa II Depok, menyisir keberadaan anjing liar yang selama ini dikeluhkan warga terutama di RT 4/RW 1.

Menurutnya, sebelum melakukan penertiban, pihaknya sudah lebih dulu melakukan peninjauan dan didapati segerombolan anjing liar berkeliaran pada jam 03.00 WIB sampai 04.00 WIB. “Penertiban rencananya akan dilakukan mulai jam 01.00 WIB sampai menjelang Subuh. Dari DKPPP akan menurunkan lima petugas dan untuk Ditpolsatwa akan menerjunkan tiga petugas. Teknisnya nanti, anjing liar akan dibius untuk selanjutnya dibawa ke tempat penampungan milik Ditpolsatwa,” jelasnya.

Dede menjelaskan, untuk anjing liar sementara dititipkan ke tempat penampungan, nantinya pihaknya akan membuka informasi ke sosial media agar anjing tersebut bisa diadopsi oleh penyayang binatang. “Kami punya jaringan penyayang binatang, setelah ditangkap nanti, kami akan informasikan untuk adopsi anjing-anjing tersebut melalui sosial media,” ungkapnya. (jif)