JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Pameran pendidikan Indonesia International Education & Training Expo 2018 menjadi ajang promosi bagi sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Begitu juga dengan Universitas Budi Luhur yang telah mengikuti kegiatan ini selama tujuh kali. Menurut Promotion Manager Universitas Budi Luhur, Rully Sapta Anggara, dalam ajang kali ini, pihaknya lebih fokus kepada eksistensi kampus yang berdiri sejak 1979 tersebut. “Kami juga tengah mempromosikan dua program studi baru di Fakultas Ilmu Komunikasi, yakni Komunikasi Pariwisata dan Digital Media. Keduanya merupakan program studi terbaru yang akan dibuka tahun ini,” jelas Rully di tengah-tengah pameran yang berlangsung di JCC Jakarta, Jumat (24/2).

Kehadiran dua prodi terbaru ini, menurut Rully, akan memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon mahasiswa dengan bidang yang diminati lebih banyak. “Ini juga menunjukkan kami sudah siap bersaing dan selalu melahirkan lulusan yang cerdas dan berbudi luhur,” tambahnya seraya berharap tambahan dua prodi tersebut akan membuat Universitas Budi Luhur berkembang lebih luas.

Selain ajang yang berlangsung pada23-25 Februri ini, Universitas Budi Luhur juga berencana mengikuti pameran di Lampung pada 6-8 Maret mendatang. “Kami juga akan mengunjungi sekolah-sekolah untuk memperkenalkan keberadaan kami,” ujarnya.

Ia menilai, pameran sangat efektif sebagai ajang promosi. Dalam pameran ini, Universitas Budi Luhur juga memberikan diskon uang pendaftaran plus diskon 50 persen Biaya Investasi Pendidikan (BIP). “Selain itu kami juga sudah memberikan beasiswa nusantara kepada mahasiswa dari Palu, Papua Ambon dan lainnya, dan beasiswa ini juga akan terus kami berikan kepada mahasiswa berprestasi,” tandasnya. (grd)