TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Aksi nekat remaja di kota Tangerang Selatan (Tangsel) kian mengkhawatirkan. Kali ini tiga remaja IM, Septiadi Purnama putra, dan Rizqi Hardiyanto menganiaya pengendara motor dengan mengancam menggunakan pistol air softgun dan menaiki mobil berplat polri palsu. “Ketiganya memukuli secara bergantian pengemudi motor yang dianggap menyerempet mobil mereka sambil mengancam dengan menggunakan pistol airsoftgun di jalan Assobirin serpong,” ungkap Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho kemarin.

Lebih lanjut Alexander mengatakan, beruntung aksi gagah gagahan remaja tersebut dapat digagalkan oleh satuannya. Saat itu juga didapati plat mobil polri pelaku palsu. Demikian juga dengan pistol air soft gun nya yang tak berijin. “Sementara ini belum tercatat dikepolisian apakah plat mobil dan pistol tersebut digunakan untuk aksi kejahatan lainnya,” imbuhnya.

Menurut pengakuan pelaku, Rizqi, pihaknya memesan plat dinas polri palsu dipinggir jalan di pamulang. Sedangkan untuk pistol air soft gun hingga kini masih diselidiki pihak kepolisian. “Harus berijin dari kepolisian, melalui Baintelkam, penggunaan air soft gun pun harus sesuai tempat, waktu dan orang,” tandasnya.

Kini para pelaku dijerat ancaman dengan pasal kekerasan terhadap anak sebagaimana pasal 80 ayat (2) UU nomer 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. (nov)