Indeks FTSE-100 Inggris Berakhir Naik 0,62 Persen

Bursa Saham London (bahasa Inggris: London Stock Exchange, LSE) adalah sebuah bursa saham yang terletak di London. Didirikan pada 1801, bursa ini merupakan salah satu bursa saham terbesar di dunia, dengan banyak pencatatan saham dari luar negeri dan juga perusahaan Britania Raya.

London, 27/3 (Bisnis Jakarta) – Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (26/2), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 45,17 poin atau 0,62 persen, menjadi 7.289,58 poin.

Anglo American, kelompok pertambangan internasional, melonjak 3,09 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau “blue chips”.

Diikuti oleh saham Associated British Foods dan International Consolidated Airlines Group, yang masing-masing naik 3,06 persen dan 2,66 persen.

Sementara itu, Hammerson, perusahaan pengembang properti dan investasi utama Inggris, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,18 persen.

Disusul oleh saham Bunzl, perusahaan distribusi dan outsourcing multinasional, melemah 1,79 persen, serta Evraz, perusahaan baja dan pertambangan internasional, turun 1,46 persen. (ant)